WAJIB BAGI KITA BERAQIDAH ABU HASAN (ASR-ARIYAH ) BAHAWA TIAB KITAB KITAB ADALAH BERUPA TULISAN QALAM SEBAGAI MANA KITA KETAHUI IA NYA BAGI SATU SATU UMAT MANUSIA DAN TINGGALAN SEJARAH KETAMADUNAN SESUATU BANGSA.,,. SEBAGAI MANA KITAB KITAB 4DARI ALLAH ZABUR TAURAT INJIL DAN QURAN WAJIB JUA KITA MEMPERCAYAI ATAU MEMBENARKAN KITA KITAB YANG MANA DARI AHLI AHLI KITAB TERDAHULU SEBAGAI MANA KITA KITAB KARAGAN NABI SULAIMAN DAN LAIN ,..,"Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: 'Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hamba-Nya yang beriman.' Dan Sulaiman telah mewarisi Daud dan dia berkata: ' Hai manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu karunia yang nyata.' " ( QS. An-Naml : 15-16 )
' Nabi SulaimanDari catatan sejarah, semasa hidup nya dulu di periode zaman Nusantara-Ra ( zaman keenam manusia ), Nabi Sulaiman As juga pernah menuliskan sebuah kita luar biasa yang kemudian diberi nama Ratamalsya. Atas petunjuk dan izin dari Tuhan Yang Maha Kuasa,
Kitab ini lalu berisikan 8 pokok.Semuanya menjelaskan berbagai macam ilmu dan pengetahuan, yang meliputi:
1)Tentang manusia
2)Tentang udara
3)Tentang tanah
4)Tentang ari
5)Tentang api
6)Tentang tumbuhan
7)Tentang hewan
8)Tentang jin kitab yang terakhir di hujung hayat nabi sulaiman yang mana menmulis kisah kisah jin dan nama nama pokok yang di temui nya dan berbicara dengan tumbuhan di negara kerajaan jin pimpinan nabi sulaiman,.., sehingga mana nabi sulaiman mati meninggalkan kerajaan nya telah lama tapi dalam sangkaan jin bahawa nabi sulaiman sedang menulis kitab dan hingga rebah jasat nabi sulaiman kerna tongkat nya reput di makan anai anai .,,. baru lah jin mengetaui bahawa nabi sulaiman telah meninggal kan kerajaan sulaiman dan kitab kitab tulisan nya,..,
Kitab ini mencakup banyak ilmu pengetahuan dan rahasia terdalam dari alam semesta. Siapapun yang memegangnya akan tampil sebagai sosok yang kharismatik, berilmu dan beriman. Sehingga akan sangat berguna dalam membangun sebuah peradaban yang besar, yang tentu pasti akan sesuai pula dengan aturan dan hukum Tuhan Yang Maha Esa. "
Kisah Nabi Nuh As dan Kitabnya Runghatapa " "
Kisah Nabi Syits As dan Kitabnya Natakawa "
Untuk itu, jangan lagi kita menganggap bahwa kehidupan kaum-kaum dimasa lalu tak lebih dari sekedar kehidupan yang sederhana dan berteknologi rendah. Karena pada kenyataannya, Banyak sekali kaum yang telah hidup di masa lalu justru berperadaban sangat tinggi, yang bahkan melebihi kita yang sekarang ini. Untuk itulah, hingga kini orang-orang terus saja mencari-cari di berbagai tempat di seluruh dunia. Bahkan tidak terkecuali di bawah bangunan Masjidil Aqsho yang ada di palestina. Disana mereka terus menggalinya, karena mengira bahwa kitab ini telah disembunyikan disana ( You know lah siapa manusia-manusia ini -_- ).
Untuk bisa melihatnya saja, maka siapapun harus bisa menemukan lokasinya yang sangat misterius dibumi ini, di mana ilmu fiksi dan ilmiah lainnya sendiri pun bahkan tak berlaku. Jika sudah berada disana, maka siapapun harus berhadapan dengan penjaganya ( bangsa jin dan malaikat ) yang tak kasat mata dan sangat perkasa. Tidak bisa sembarangan orang yang bisa menembus sistem pertahanan itu. Bahkan yang setingkat wali atau resi pun tidak bisa jika ia tidak berhak dan tidak ditakdirkan untuk bisa memiliki kitab ini, bahkan hanya sekedar untuk melihatnya. Aura dan energi di alam sana konon katanya begitu besar, sangat besar tapi anehnya tidak bisa diketahui oleh mereka yang tidak terbiasa hidup dalam tirakat yang disiplin dan meditasi yang tinggi.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan