SEBAGAI MUKALLAF 'DI ATAS MUKA BUMI INI DAN BERPAHAMAN ASR-ARIYAH YANG MANA 'WAJIB PERCAYA BAHAWA RUMAH PERTAMA MANUSIA ITU ADALAH RUMAH AL-BAIT YAKNI KABBAH YANG MANA DI DIRIKAN ADAM 'KETIKA MANA TURUN KEBUMI DAN BERJALAN SETELAH 40 TAHUN DARI INDIA HINGGA TIBA BERTEMU HAWA DI JABBAR RAHMAH,.,.
Selama bertahun-tahun Nabi Adam dan Siti Hawa setelah melakukan kesalahan memakan buah khuldi yang terlarang diturunkan oleh Allah ke dunia. Berdasarkan kajian para Ulama, dilasir dari 'Haji dari Masa ke Masa', kemungkinan Nabi Adam diturunkan di negeri India, sedangkan Hawa diturunkan di Irak. Setelah keduanya bertaubat untuk memohon ampun, akhirnya atas ijin Allah SWT mereka dipertemukan di Puncak Bukit Jabal Rahmah ini.,.,
DARI SINI MAKA HIDUP LAH ADAM DAN HAWA DARI SEJARAH PERTEMUAN DAN ADAM DAN HAWA HIDUP DI RUMAH KABBAH DAN MELAHIR KAN SYD ANAK YANG PERTAMA NABI ADAM DAN NABI SYD SENANTIASA MENGIGATI PESANAN NABI ADAM AGAR MELAKUKAN IBADAT DI RUMAH PERTAMA MANUSIA,YANG DI DIRIKAN ADAM ALAIHISALAM,.,.SEBAGAI MANA FIRMAN ALLAH. “Sesungguhnya Rumah Ibadat yang mula-mula dibina untuk manusia (beribadat kepada Tuhannya) ialah (Kaabah) di Makkah yang berkat dan (dijadikan) petunjuk hidayah bagi umat manusia.” - (Quran, al-Imran: 96)
Harus diingat dan wajib diimani, kedudukan Kaabah di bumi ini (Baitullah) adalah bersetentang dengan Kaabah di langit (Baitul Makmur) iaitu di Sidratul Muntaha. Para Malaikat sentiasa bertawaf tanpa henti. Oleh itu tentu dapat dibayangkan betapa hebatnya "kuasa ritual" yang melimpahi Masjidil Haram di mana terletaknya Kaabah di Kota Makkah itu. Terdapat riwayat pula yang menyebutkan bahwa Allah swt telah mengutus malaikat dan berkata kepada mereka,”Bangunlah oleh kalian sebuah rumah seperti al baitul ma’mur lalu mereka pun melakukannya. Allah swt memerintahkan agar rumah itu dikelilingi (thawaf) sebagaimana al baitul ma’mur. Ini terjadi sebelum penciptaan Adam as serta 2000 tahun sebelum penciptaan bumi. Dan sesungguhnya bumi dibentangkan dibawahnya karena itulah Mekah disebut dengan Ummul Quro yaitu asal negeri (bumi, pen). Terdapat pula riwayat yang menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi sebelum diturunkannya Adam as ke bumi… (Tarikh Makkah al Musyarrafah hal 4) 2. Wasiat Nabi Adam kepada anaknya Nabi Sys Sys adalah penerus dari Nabi Adam as yang diberikan wasiat oleh ayahnya untuk senantiasa beribadah siang dan malam. Ibnul Atsir menyebutkan bahwa Sys senantiasa melakukan haji dan umroh hingga ajal menjemputnya dan dia juga mengumpulkan lembaran-lembaran yang diturunkan kepadanya dan kepada ayahnya lalu mengamalkan isinya. Sys telah membangun ka’bah dengan batu dan tanah. (Al Kamil Fii at Tarikh juz I hal 17)




Tiada ulasan:
Catat Ulasan